Sabtu, 13 Desember 2014

Vladimir Ilyich Ulyanov/(Vladimir Lenin)

Mungkin ada yang bingung mengapa saya membuat judulnya Vladimir Ilyich Ulyanov,bukannya Vladimir Lenin?
Ya,perlu anda ketahui bahwa nama asli Lenin adalah Vladimir Ilyich Ulyanov.Nama Vladimir Lenin hanyalah nama samaran yang diambil dari nama sebuah sungai di Siberia,yaitu Sungai Lena.
Hal ini(nama samaran) juga terjadi pada nama Joseph Stalin atau Iosif Vissarionovich Stalin,dimana nama aslinya adalah Ioseb Jughasvili.Nama samarannya dimbil dari sebutannya,yaitu Steel Man(Stalin).


Joseph Stalin A.K.A Ioseb Jughasvili
Vladimir Lenin A.K.A Vladimir Ilyich Ulyanov
































*********************************************************************************
Kembali ke topik utama,Vladimir Lenin adalah seorang pendiri Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia yang merupakan negara sosialis pertama di dunia secara konstitusional.Ia mendirikannya bersama Partai Bolshevik.Lenin berhalauan Politik Marxis dan telah ikut menyumbangkan gagasan politiknya dalam pemikiran Marxis yang disebut sebagai Leninisme. Gagasannya itu bila digabung dengan teori ekonomi Marx dikenal dengan sebutan Marxisme-Leninisme.

Mungkin pembaca berpikir mengapa dia bisa memiliki pemikiran radikal yang terbukti dengan menciptakan sebuah teori yang terinspirasi dari Marxisme yang kita tahu merupakan peikiran radikal?
Lenin muda sebenarnya orang yang tidak berpikiran radikal,ia bahkan tidak pernah terlalu memusingkan tentang politik.Namun semenjak kakanya yang bernama Alexander Ulyanov dihukum gantung karena ikut merencanakan pembunuhan terhadap Tsar Alexander III,ia berubah haluan pikiran.Ia menjadi seorang yang berpikiran radikal,bahkan ia dikeluarkan dari Universitas Kazan karena ikut dalam demonstrasi mahasiswa.Namun,setelah itu secara otodidak dia belajar dan berhasil memperoleh izin menjadi pengacara pada tahun 1918.

Ketika menjadi pengacara di St.Petersburgh,ia dipenjara karena diketahui menjadi pengagum Marxisme.Ia dipenjara selama setahun dan dibuang ke Siberia.
Setelah bebas,Ia pun bergabung dengan Partai Buruh Sosial Demokrat Rusia.Pada tahun 1903,ia mengalami perbedaan argumen dengan Julius Martov,pengurus partai tersebut.Lenin ingin suatu struktur partai yang terpusat,sedangkan Martov ingin suatu struktur yang agak bebas dan otonom.Kubu yang mendukung Lenin disebut Bolshevik dan kubu yang mendukung Martov disebut Menshevik.Nah,yang berhasil menguasai Rusia nantinya adalah Bolshevik bersama Lenin.

Pada bulan Februari 1917, berhubung dengan kekalahan besar Rusia dalam Perang Dunia I, maka Tsra Nikolai II dipaksa turun takhta. Setelah itu, dibentuk pemerintah sementara yang dipimpin oleh Alexander Kerensky. Pada tanggal 16 April 1917, Lenin kembali ke St.Petersburgh.
Selanjutnya, pada bulan Juli 1917, Lenin mencoba mengadakan pemberontakan kaum buruh, tetapi gagal. Lenin pun melarikan diri ke Finlandia. Pada bulan Oktober 1917, ia kembali lagi dan melancarkan Revolusi Oktober. Pada tanggal 7 November 1917 menurut Kalender Gregorian atau 25 Oktober menurut Kalender Julian, revolusinya berhasil dan Kerensky terpaksa melarikan diri.
Pada tanggal 30 Agustus 1918, Lenin ditembak sebanyak tiga kali oleh Fanya Kaplan yang juga seorang revolusioner. Kaplan menganggap Lenin telah mengkhianati Revolusi Rusia. Lenin selamat, tetapi kesehatannya mulai menurun akibat itu dan tak pernah pulih kembali. Akhirnya, ia meninggal dunia pada tanggal 21 Januari 1924 setelah terserang stroke sebanyak empat kali.
Sumber:Wikipedia dan pengetahuan sendiri.

Kamis, 06 November 2014

Perjanjian Lateran

Kardinal Menteri Luar Negeri Pietro Gasparri(kiri) dan Perdana Menteri Benito Mussolini (kanan) menandatangani Perjanjian Lateran di Istana Lateran.



Perjanjian Lateran dibuat dan ditandatangani pada tahun 1929 untuk menyelesaikan permasalahan pertanyaan Romawi.
Isi perjanjian ini adalah:
  1. Sebuah "perjanjian politik" yang menghargai kemerdekaan penuh Takhta Suci di Negara Kota Vatikan,yang oleh karenanya terbentuk;
  2. Sebuah "concordat" yang mengatur posisi Gereja Katolik Roma dan agama Katolik Roma di dalam negara Italia;
  3. Sebuah "Konvensi Finansial" yang menyetujui penyelesaian definitif terhadap permintaan ganti rugi Takhta Suci menyusul hilangnya wilayah dan kekayaan milik Takhta Suci.
Perjanjian ini memberikan keuntungan kepada Takhta Suci,yaitu Kedudukan Paus diakui sebagai pemimpin tertinggi umat katolik di Roma/Vatikan.
Perjanjian ini juga memberikan kerugian terhadap Takhta Suci,yaitu Vatikan masih menjadi negara bagian Italia.