Kamis, 06 November 2014

Perjanjian Lateran

Kardinal Menteri Luar Negeri Pietro Gasparri(kiri) dan Perdana Menteri Benito Mussolini (kanan) menandatangani Perjanjian Lateran di Istana Lateran.



Perjanjian Lateran dibuat dan ditandatangani pada tahun 1929 untuk menyelesaikan permasalahan pertanyaan Romawi.
Isi perjanjian ini adalah:
  1. Sebuah "perjanjian politik" yang menghargai kemerdekaan penuh Takhta Suci di Negara Kota Vatikan,yang oleh karenanya terbentuk;
  2. Sebuah "concordat" yang mengatur posisi Gereja Katolik Roma dan agama Katolik Roma di dalam negara Italia;
  3. Sebuah "Konvensi Finansial" yang menyetujui penyelesaian definitif terhadap permintaan ganti rugi Takhta Suci menyusul hilangnya wilayah dan kekayaan milik Takhta Suci.
Perjanjian ini memberikan keuntungan kepada Takhta Suci,yaitu Kedudukan Paus diakui sebagai pemimpin tertinggi umat katolik di Roma/Vatikan.
Perjanjian ini juga memberikan kerugian terhadap Takhta Suci,yaitu Vatikan masih menjadi negara bagian Italia.

3 komentar: